Posts

Showing posts from October, 2019

Yuk, Beberes Nak

Image
   Tidak sengaja ketika lagi nonton materi tentang parenting , ada satu topik tentang doing chores  yang ternyata mempunyai efek luar biasa bagi anak.  Jadi, mari kucoba bikin rangkuman dari beberapa sumber terpercaya yang bisa mommies baca. Memasukkan mainan dalam box Beberes  " kak, nanti kalau punya anak ajarkan beberes sejak dini ya kak biar kaka tidak capek dan anak lebih mandiri", ujar mamaku yang punya anak empat. Ini pesan mamaku waktu zaman aku masih kuliah dan masih diingat hingga sekarang karena memang harus aku akui betapa pentingnya pengenalan pekerjaan rumah seperti  beberes dari awal. Menurut Julie Lythcott-Haims (penulis buku how to raise an adult)   dalam seminar TEDnya, salah satu cara mendidik anak menjadi sukses caranya adalah dengan doing chores  atau pekerjaan sehari -hari.  Why??? Menurut beliau, doing chores dapat mengajarkan anak sebuah etos kerja. Ketika anak berfikir dia harus melakukan sesuatu, me...

Kebiasaan Harian Pengurang Tantrum (Part 2)

Image
Lanjutan dari resume  kuliah whatsapp oleh Psikolog Belinda Agustya. Rutinitas Harian Pemanis Hubungan       Dari bercanda di pagi hari, surat cinta, berpelukan, mengucapkan hal - hal yang romantis hingga sampai makan malam yang menyenangkan, diharapkan sang anak menjadi lebih bahagia dan frekuensi tantrum pada sang anak pun berkurang. Selanjutnya adalah bahasan mengenai permainan penguat ikatan emosi anak yang akan kulanjutkan di blog berikutnya. Jika ada yang ingin ditanyakan terutama jika ada tulisan dalam note  yang kurang jelas, silahkan masukkan pertanyaanya di kotak comment  dibawah ini yaaa :)

Kebiasaan Harian Pengurang Tantrum (part 1)

Image
Catatan/ resume hasil kuliah whatsapp oleh Psikolog Anak Belinda Agustya. Sebelumnya ada tiga rahasia penting yang perlu diketahui orang tua mengenai anak yaitu       Jadi, menurut psikolog Belinda, tidak ada anak yang bandel atau pemarah, yang ada adalah anak yang kebutuhan emosionalnya tidak terpenuhi sehingga terkesan sering marah - marah, sering nangis, melawan, tidak nurut. Perilaku negatif anak yang muncul seperti itu sebenarnya sinyal bahwa sang anak butuh diisi ulang tangki cintanya, butuh terkoneksi dengan orang tuanya secara emosional. Kebiasaan Harian Pengurang Tantrum       Mengurangi Tantrum merupakan sebuah proses untuk membangun koneksi atau hubungan yang harmonis antara anak dan orang tua. Beberapa proses yang dapat mengurangi tantrum sang anak; 1. Special time 2. Rutinitas harian pemanis hubungan 3. Permainan penguat ikatan emosi Special time       Waktu berkualitas bersama anak one on...